Jakarta (KABARIN) - Malam Sabtu (31/1) di Tennis Indoor Senayan berubah menjadi ruang penuh kenangan. Padi Reborn tampil memukau dalam konser Dua Delapan, menghadirkan nostalgia manis sekaligus energi baru yang membuat ribuan Sobat Padi larut sejak nada pertama dimainkan.
Band yang digawangi Fadly, Piyu, Ari, Yoyo, dan Rindra membuka konser dengan “Prolog”, sebelum membawa penonton menyusuri perjalanan panjang lewat lagu-lagu ikonis seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, hingga “Sang Penghibur”. Sejak awal, koor massal penonton mengalun nyaris tanpa jeda, menjadikan konser ini terasa seperti reuni besar lintas generasi.
Suasana semakin hangat ketika Fadly menyapa para penggemar dengan penuh rasa syukur.
“Sobat Padi dari seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura, Australia, terima kasih sudah hadir malam ini. Semoga malam ini kalian semua terhibur jiwanya,” ucapnya, disambut sorakan meriah yang menggema di seisi arena.
Deretan lagu seperti “Lingkaran”, “Semua Tak Sama”, “Seperti Kekasihku”, dan “Ternyata Cinta” menjadi puncak emosi. Banyak penonton tampak ikut bernyanyi sambil tersenyum, seolah kembali ke masa ketika lagu-lagu Padi menjadi soundtrack hidup mereka. Tennis Indoor pun berubah menjadi karaoke raksasa yang penuh rasa.
Salah satu momen paling berkesan malam itu hadir lewat kolaborasi Padi Reborn dan Fanny Soegi. Suara lembut Fanny memberi nuansa baru saat membawakan “Langit Biru” yang terasa lebih intim dan syahdu. Ia kemudian melanjutkan penampilan solo lewat “Asmalibrasi”, sebelum Padi Reborn kembali mengambil alih panggung dengan “Beginikah Rasanya”.
Tak hanya bernostalgia, konser Dua Delapan juga menjadi ruang perkenalan karya terbaru. Lagu “Ego” dan “Haru Biru” dari album Dua Delapan menunjukkan eksplorasi musikal Padi Reborn yang lebih matang, tanpa kehilangan karakter khas yang telah melekat selama puluhan tahun.
Dari sisi visual, konser ini tampil impresif lewat konsep panggung 360 derajat, memungkinkan penonton menikmati aksi band dari segala arah. Perpaduan sistem hidrolik yang dinamis dan tata cahaya spektakuler menciptakan pengalaman imersif yang memperkuat emosi di setiap lagu.
Bekerja sama dengan Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production, konser Dua Delapan digelar untuk menandai 28 tahun perjalanan Padi Reborn—band asal Surabaya yang dibentuk pada 1997—sekaligus merayakan kebangkitan mereka setelah vakum sekitar delapan tahun dan perilisan album studio kedelapan bertajuk 28.
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026